LABASNEWS – MAROS/PANGKEP — Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung terus bergerak maju. Hingga Selasa (21/1/2026), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan black box pesawat dan mengevakuasi jenazah kedua korban, sekaligus menegaskan bahwa tragedi ini menambah daftar kecelakaan penerbangan di awal tahun 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tim Temukan Black Box di Area Ekor Pesawat

Pertama, tim khusus SAR menembus jalur ekstrem menuju lokasi ekor pesawat. Kemudian, tim menemukan black box sekitar pukul 11.00 WITA di area serpihan utama. Selanjutnya, personel melepas perangkat tersebut dari dudukannya dan segera membawanya ke posko operasi di Desa Tompobulu untuk kepentingan investigasi lanjutan.

Evakuasi Jenazah Kedua Berlangsung di Jurang Dalam

Berikutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah kedua korban dari jurang dengan kedalaman ratusan meter. Sebelumnya, tim telah mengangkat satu jenazah lebih dulu. Dengan demikian, jumlah korban yang berhasil dievakuasi kini mencapai dua orang dari total 11 penumpang dan awak pesawat.

Medan Terjal dan Cuaca Hujan Hambat Pergerakan

Di lapangan, tim menghadapi tantangan serius. Selain medan curam, hujan yang terus turun membuat jalur licin dan berisiko. Akibatnya, komandan lapangan mengatur pergerakan personel secara bergantian dan menerapkan sistem tali untuk turun-naik jurang. Oleh karena itu, tim selalu mengutamakan keselamatan penyelamat.

Tim Forensik Percepat Proses Identifikasi

Sementara itu, tim dokter forensik Polda Sulawesi Selatan langsung menangani proses identifikasi jenazah di fasilitas yang disiapkan. Selanjutnya, tim mencocokkan data medis dan barang bawaan korban untuk memastikan identitas secara akurat. Dengan langkah ini, keluarga korban diharapkan segera memperoleh kepastian.

Dukungan Udara Bantu Pemetaan Puing

Di sisi lain, helikopter SAR dan Caracal TNI AU terus membantu pemantauan dari udara. Melalui pantauan tersebut, tim darat memperoleh peta sebaran puing terbaru dan menentukan jalur evakuasi paling aman. Langkah ini mempercepat pencarian lanjutan di area yang sulit dijangkau.

Duka Keluarga Mengiringi Proses Evakuasi

Bersamaan dengan perkembangan itu, keluarga korban terus menunggu kabar di posko. Setiap informasi baru menghadirkan harapan sekaligus duka mendalam. Karena itu, petugas menjaga komunikasi intensif agar informasi tersampaikan secara jelas dan bertanggung jawab.

Tragedi Awal Tahun Tambah Catatan Kelam

Secara lebih luas, kecelakaan ATR 42-500 ini kembali mengingatkan publik pada risiko penerbangan di wilayah pegunungan. Dengan ditemukannya black box, masyarakat berharap otoritas terkait dapat mengungkap penyebab kecelakaan dan memperkuat langkah pencegahan ke depan.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi. Labasnews memastikan akan terus memantau setiap perkembangan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan proses evakuasi tuntas.